Senin, 05 Oktober 2020

Ini Dia Vaksin yang Disarankan untuk Orang Dewasa

Melakukan vaksin berkala identik dengan usia bayi dan anak-anak. Vaksin memang diharuskan dan disarankan oleh para dokter agar proses tumbuh kembang anak lebih optimal, juga meminimalisir serangan berbagai penyakit. Walau begitu, di usia dewasa pun terdapat beberapa jenis vaksin yang disarankan. Selain vaksin covid yang kini banyak dicari, masih banyak vaksin lainnya yang bisa dilakukan.

Pada dasarnya vaksin-vaksin ini tidak wajib, tetapi disarankan dengan fokus meningkatkan imunitas, serta membangun antibodi untuk melawan berbagai serangan virus dan penyakit. Contohnya melawan sakit hepatitis A yang mudah menyerang orang dewasa akibat gaya hidup cenderung kurang sehat.

Vaksin yang Tepat untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

Berikut beberapa jenis vaksin yang bisa dipilih sesuai dengan fungsinya:

1. Vaksin Influenza

Terkena influenza memang sudah biasa dan wajar saja, terlebih cuaca di Indonesia yang lebih mudah berganti-ganti. Anda bisa mencegah serangan penyakit satu ini dengan lakukan vaksin influenza. Influenza menyerang sistem pernapasan yang gejalanya cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Vaksin ini diberikan dengan tujuan menaikan kekebalan tubuh demi melawan virus influenza. Pemberiannya dilakukan satu kali setiap tahun sesuai anjuran WHO.

2. Vaksin Hepatitis A dan B

Penyakit yang mudah menyerang di iklim tropis, khsusunya di negara yang dari segi kebersihannya belum terjamin seperti Indonesia ialah hepatitis. Hepatitis A berhubungan dengan virus yang berkembang akibat kurangnya memerhatikan kebersihan.

Sementara itu hepatitis B bisa menyerang akibat virus hepatitis B yang bisa berkembang menjadi penyakit liver akut seperti kanker hati dan sirosis.

3. Vaksin Pneumonia

Karena vaksin covid belum resmi keluar dan mendapat keterangan aman, vaksin pneumonia bisa jadi pilihan lain. Melakukan vaksin ini bertujuan meminimalisir terkena penyakit pneumonia, berupa penyakit yang menyerang saluran pernapasan bagian bawah. Penyakit ini menyerang melalui udara.

Hampir mirip dengan virus corona yang kini sedang menjadi masalah seluruh dunia, vaksin pneumonia juga berperan menghambat virus yang menyebar melalui udara, contohnya saat berbicara, batuk, dan bersin.

4. Vaksin HPV

Vaksin untuk orang dewasa lainnya adalah HPV. Vaksin HPV dilakukan untuk menghindari  risiko kanker serviks. Menurut survey, kanker serviks bisa menyerang siapapun termasuk pria. Vaksin ini akan bekerja lebih baik bagi mereka yang belum pernah melakukan hubungan suami istri.

5. Vaksin Cacar

Cacar tidak hanya menyerang anak-anak dan menular, vaksin cacar juga bisa dilakukan untuk orang dewasa. Cacar atau cacar air sebenarnya dirasakan oleh semua usia. Saat usia dewasa, penyakit ini akan terasa sangat mengganggu, dan tentunya menular.

6. Vaksin Tetanus, Difetri, dan Pertusis

Mereka yang aktif vaksin sejak kecil umumnya disarankan melakukan vaksin satu ini saat dewasa. Umumnya vaksin dilakukan untuk para usia lanjut yang mana lebih berisiko terkena penyakit tetanus, difteri, atau pin pertusis yang sering disebut ‘batuk rejan’.

7. Vaksin MMR

Selanjutnya ada MMR atau Measles, Mumps, dan Rubella yang fungsinya untuk menghindari penyakit-penyakit tersebut. Measles atau penyakit campak bisa menyerang usia berapa pun. Vaksin MMR sendiri sudah bisa diberikan sejak kecil.

Belum tahu kapan pastinya vaksin covid bisa digunakan. Sampai sekarang masih banyak yang kurang sreg¸ padahal bisa didukung dengan gaya hidup sehat. Begitu pula dengan vaksin khusus demi menjaga daya tahan tubuh di kemudian sehat.

Gunakan aplikasi Halodoc untuk permudah konsultasi secara lebih efisien. Anda bisa lakukan janji dengan dokter pilihan, mendaftar vaksinasi, hingga membeli obat-obatan dan alat kesehatan.

Ini Dia Vaksin yang Disarankan untuk Orang Dewasa

Ini Dia Vaksin yang Disarankan untuk Orang Dewasa

Melakukan vaksin berkala identik dengan usia bayi dan anak-anak. Vaksin memang diharuskan dan disarankan oleh para dokter agar proses tumbuh kembang anak lebih optimal, juga meminimalisir serangan berbagai penyakit. Walau begitu, di usia dewasa pun terdapat beberapa jenis vaksin yang disarankan. Selain vaksin covid yang kini banyak dicari, masih banyak vaksin lainnya yang bisa dilakukan.

Pada dasarnya vaksin-vaksin ini tidak wajib, tetapi disarankan dengan fokus meningkatkan imunitas, serta membangun antibodi untuk melawan berbagai serangan virus dan penyakit. Contohnya melawan sakit hepatitis A yang mudah menyerang orang dewasa akibat gaya hidup cenderung kurang sehat.

Vaksin yang Tepat untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

Berikut beberapa jenis vaksin yang bisa dipilih sesuai dengan fungsinya:

1. Vaksin Influenza

Terkena influenza memang sudah biasa dan wajar saja, terlebih cuaca di Indonesia yang lebih mudah berganti-ganti. Anda bisa mencegah serangan penyakit satu ini dengan lakukan vaksin influenza. Influenza menyerang sistem pernapasan yang gejalanya cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Vaksin ini diberikan dengan tujuan menaikan kekebalan tubuh demi melawan virus influenza. Pemberiannya dilakukan satu kali setiap tahun sesuai anjuran WHO.

2. Vaksin Hepatitis A dan B

Penyakit yang mudah menyerang di iklim tropis, khsusunya di negara yang dari segi kebersihannya belum terjamin seperti Indonesia ialah hepatitis. Hepatitis A berhubungan dengan virus yang berkembang akibat kurangnya memerhatikan kebersihan.

Sementara itu hepatitis B bisa menyerang akibat virus hepatitis B yang bisa berkembang menjadi penyakit liver akut seperti kanker hati dan sirosis.

3. Vaksin Pneumonia

Karena vaksin covid belum resmi keluar dan mendapat keterangan aman, vaksin pneumonia bisa jadi pilihan lain. Melakukan vaksin ini bertujuan meminimalisir terkena penyakit pneumonia, berupa penyakit yang menyerang saluran pernapasan bagian bawah. Penyakit ini menyerang melalui udara.

Hampir mirip dengan virus corona yang kini sedang menjadi masalah seluruh dunia, vaksin pneumonia juga berperan menghambat virus yang menyebar melalui udara, contohnya saat berbicara, batuk, dan bersin.

4. Vaksin HPV

Vaksin untuk orang dewasa lainnya adalah HPV. Vaksin HPV dilakukan untuk menghindari  risiko kanker serviks. Menurut survey, kanker serviks bisa menyerang siapapun termasuk pria. Vaksin ini akan bekerja lebih baik bagi mereka yang belum pernah melakukan hubungan suami istri.

5. Vaksin Cacar

Cacar tidak hanya menyerang anak-anak dan menular, vaksin cacar juga bisa dilakukan untuk orang dewasa. Cacar atau cacar air sebenarnya dirasakan oleh semua usia. Saat usia dewasa, penyakit ini akan terasa sangat mengganggu, dan tentunya menular.

6. Vaksin Tetanus, Difetri, dan Pertusis

Mereka yang aktif vaksin sejak kecil umumnya disarankan melakukan vaksin satu ini saat dewasa. Umumnya vaksin dilakukan untuk para usia lanjut yang mana lebih berisiko terkena penyakit tetanus, difteri, atau pin pertusis yang sering disebut ‘batuk rejan’.

7. Vaksin MMR

Selanjutnya ada MMR atau Measles, Mumps, dan Rubella yang fungsinya untuk menghindari penyakit-penyakit tersebut. Measles atau penyakit campak bisa menyerang usia berapa pun. Vaksin MMR sendiri sudah bisa diberikan sejak kecil.

Belum tahu kapan pastinya vaksin covid bisa digunakan. Sampai sekarang masih banyak yang kurang sreg¸ padahal bisa didukung dengan gaya hidup sehat. Begitu pula dengan vaksin khusus demi menjaga daya tahan tubuh di kemudian sehat.

Gunakan aplikasi Halodoc untuk permudah konsultasi secara lebih efisien. Anda bisa lakukan janji dengan dokter pilihan, mendaftar vaksinasi, hingga membeli obat-obatan dan alat kesehatan.