Kamis, 25 Juni 2020

Tiga Jenis Panel Surya

Panel surya merupakan perangkat yang terdiri dari sel Photovoltaic yang berfungsi menyerap sinar matahari kemudian mengkonvesikannya sehingga menjadi energi listrik. Ketersediaan enegi matahari yang sangat besar dan tidak terbatas ini menjadikan energi ini terus dikembangkan untuk dapat mencakupi kebutuhan listrik manusia. Karena seperti kita ketahui bahwa energi listrik konvensional yang selama ini digunakan merupakan energi yang jumlahnya terbatas yang tidak dapat diperbarui. Karena itulah dibutuhkan energi yang mampu menggati fungsi dan peran dari energi listrik konvensional untuk memenuhi kebutuhan listrik manusia.

Perlu dikethui ada tiga jenis solar panel antara lain Monokristal, Polikristal dan Thin Film Poltovoltaic. Monokristal adalah panel yang paling efisien yang dihasilkan dengan teknologi terkini dan menghasilkan daya listrik persatuan luas paling tinggi, sedangkan polikristal adalah panel yang memiliki susunan kristal acak karena difabrikasi dengan proses pengecoran dan Thin Film Photovoltaic adalah panel dengan dua lapis yang memiliki struktur lapisan tipis mokrokistal silion dan amporphous dengan efesiensi modul hinggal 8.5%. Macam-maca type ini memudahkan konsumen untuk memilih sesuai dengan kebutuhannya.

Jika energi matahari dapat diserap diatas 1% dari luas permukaan bumi, maka akan menutupi konsumsi energi listrik yang dibutuhkan untuk seluruh dunia. Permukaan bumi disinari matahari dengan jumlah volume yang sangat besar. Energi matahari juga sangat ramah lingkungan, karena dalam pemakaiannya tidak menghasilkan emisi gas buang CO2 yang dapat merusak lingkungan. Inilah mengapa energy matahari kemudian dipilih sebagai energi alternative untuk memenuhi kebutuhanenergi listrik sekaligus untuk mengamankan bumi dari efek global warming. Untuk memenuhi kebutuhan panel surya ada beberapa perusahaan penyedia panel surya misalnya https://sewatama.com/id/

Teknologi solar panel telah dikembangkan secara luas, melalui solar panel sinar matahari dikonversi menjadi energi listrik melalui proses aliran-aliran elektron negarif dan elektron positif didalam cell modul tersebut karena adanya perbedaan electron. Hasil dari konversi inilah yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk mengoprasikan peralatan elektronik atau diubah terlebih dahulu menjadi arus AC dengan menggunakan inverter. Di pasaran biasanya dijual dalam bentuk paket dan penggunaannya juga bisa integrasikan dengan jaringan listrik PLN. Pada umumnya aplikasi solar panel ini digunakan untuk menghidupkan lampu-lampu penerangan baik dirumah, kantor maupun fasilitas umum.

Tiga Jenis Panel Surya

Tiga Jenis Panel Surya

Panel surya merupakan perangkat yang terdiri dari sel Photovoltaic yang berfungsi menyerap sinar matahari kemudian mengkonvesikannya sehingga menjadi energi listrik. Ketersediaan enegi matahari yang sangat besar dan tidak terbatas ini menjadikan energi ini terus dikembangkan untuk dapat mencakupi kebutuhan listrik manusia. Karena seperti kita ketahui bahwa energi listrik konvensional yang selama ini digunakan merupakan energi yang jumlahnya terbatas yang tidak dapat diperbarui. Karena itulah dibutuhkan energi yang mampu menggati fungsi dan peran dari energi listrik konvensional untuk memenuhi kebutuhan listrik manusia.

Perlu dikethui ada tiga jenis solar panel antara lain Monokristal, Polikristal dan Thin Film Poltovoltaic. Monokristal adalah panel yang paling efisien yang dihasilkan dengan teknologi terkini dan menghasilkan daya listrik persatuan luas paling tinggi, sedangkan polikristal adalah panel yang memiliki susunan kristal acak karena difabrikasi dengan proses pengecoran dan Thin Film Photovoltaic adalah panel dengan dua lapis yang memiliki struktur lapisan tipis mokrokistal silion dan amporphous dengan efesiensi modul hinggal 8.5%. Macam-maca type ini memudahkan konsumen untuk memilih sesuai dengan kebutuhannya.

Jika energi matahari dapat diserap diatas 1% dari luas permukaan bumi, maka akan menutupi konsumsi energi listrik yang dibutuhkan untuk seluruh dunia. Permukaan bumi disinari matahari dengan jumlah volume yang sangat besar. Energi matahari juga sangat ramah lingkungan, karena dalam pemakaiannya tidak menghasilkan emisi gas buang CO2 yang dapat merusak lingkungan. Inilah mengapa energy matahari kemudian dipilih sebagai energi alternative untuk memenuhi kebutuhanenergi listrik sekaligus untuk mengamankan bumi dari efek global warming. Untuk memenuhi kebutuhan panel surya ada beberapa perusahaan penyedia panel surya misalnya https://sewatama.com/id/

Teknologi solar panel telah dikembangkan secara luas, melalui solar panel sinar matahari dikonversi menjadi energi listrik melalui proses aliran-aliran elektron negarif dan elektron positif didalam cell modul tersebut karena adanya perbedaan electron. Hasil dari konversi inilah yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk mengoprasikan peralatan elektronik atau diubah terlebih dahulu menjadi arus AC dengan menggunakan inverter. Di pasaran biasanya dijual dalam bentuk paket dan penggunaannya juga bisa integrasikan dengan jaringan listrik PLN. Pada umumnya aplikasi solar panel ini digunakan untuk menghidupkan lampu-lampu penerangan baik dirumah, kantor maupun fasilitas umum.