Jumat, 31 Mei 2019

Cara Memilih Motif Kubah Masjid Yang Menarik

Cara Memilih Motif Kubah Masjid Yang Menarik

Kubah masjid adalah puncak bangunan masjid yang berada ditengah atap, Model umum dari kubah adalah bundar, namun juga ada yang berbentuk limas dan segitiga. Beragamnya model desain kubah ini dikarenakan adanya unsur akulturasi arsitektur masjid dari timur tengah dengan arsitektur setempat atau local. Berikut ini beberapa hal yang bisa anda jadikan sebagai pedoman dalam memilih motif kubah masjid yang perlu anda ketahui dengan baik.

Kondisi Alam Sekitar
Dalam hal ini, keterkaitan antara kondisi alam dengan pemilihan motif pada sebuah kubah sangatlah erat jika dilihat dari sisi keindahan dan keserasiannya. Alam Indonesia yang sebagian besar didominasi oleh hutan akan menjadikan pemilihan kubah sebagai hal penting untuk membuat posisi masjid bisa diketahui dari jarak jauh.

Tradisi Warga Setempat
Suatu tradisi yang berkembang di wilayah setempat memberikan patokan bagi pihak masjid yang menginginkan untuk memilih motif kubah masjid. Kaitannya akan hal ini, bisa dikatakan bahwa setiap kelompok masyarakat memiliki kepercayaan masing-masing atas dilarangnya beberapa warna tertentu untuk diaplikasikan pada sebuah kubah. 

Seperti hanya dengan ketika sekelompok masyarakat menganggap warna merah sangat tidak cocok untuk pilihan kubah pada masjid, maka anda tidak disarankan memilih warna ini. Terkait akan hal ini, perlu anda ketahui bahwa setiap daerah juga memiliki ciri khas tersendiri, sehingga pemilihan kubah bisa didasarkan atas nilai kekhasan daerah masing-masing.

Lakukan Konsultasi Dengan Pihak Terkait
Jika anda ingin memutuskan untuk memilih motif kubah masjid, akan lebih baik jika anda mengkonsultasikannya dengan pihak terkait, apakah itu pihak masjid dengan melibatkan masyarakat sekitar atau juga pihak kontraktor yang akan membantu dalam menyelesaikan pengerjaan pemasangan kubah. Dengan melakukan konsultasi, maka anda akan menemukan motif dan harga kubah masjid yang sesuai dengan desain arsitektur eksterior kubah tersebut.

Cara Membuat Kubah Masjid Enamel

Cara pemasangan kubah enamel tidaklah sulit seperti yang dibayangkan. Waktu pengerjaan juga tidak akan memakan waktu lama. Hal ini lah yang menjadi salah satu kelebihan dari kubah berbahan enamel. Kelebihannya ini lah yang menjadikan kubah enamel banyak menjadi dipilihan dalam membuat kubah masjid. Ukuran kubah enamel yang bisa disesuaikan dengan desain menjadikannya semakin fleksibel. Beberapa tahapan cara membuat kubah masjid enamel adalah  sebagai berikut:

Pemasangan rangka
Pemasangan rangka adalah tahap pertama dalam rangkaian konstruksi kubah enamel. Pada tahap ini, rangka disusun diatas atap masjid yang nantinya akan menjadi tempat duduknya panel-panel penyusun kubah. Rangka utama akan dibuat menggunakan material pipa galvanis dengan ukuran 1 sampai 3 inchi, dan memiliki ketebalan 2 milimeter. Sedangkan rangka pendukung akan menggunakan material hollow dengan ketebalan 1 milimeter.

Pemasangan plat galvalum
Plat galvalum adalah lapisan pertama yang berada di bagian dalam dari kubah . Fungsi lapisan ini adalah untuk memberikan kekuatan pada kubah masjid, dan membentuk kubah menjadi sesuai dengan yang telah di desain.

Pemasangan membrane
Pemasangan membrane dari bahan polimer dimaksudkan untuk membuat kubah menjadi semakin kedap suara, mencegah kebocoran, dan menjadikannya lebih tahan terhadap cuaca yang panas.

Pemasangan plat enamel
Setelah pemasangan lapisan membrane, maka konstruksi kubah enamel akan dilanjutkan dengan memasang plat enamel. Plat enamel yang akan memberikan desain pada kubah masjid. Dengan pemasangan plat enamel, maka kubah masjid akan semakin tahan terhadap cuaca, kedap air, dan akan terlihat semakin indah.

Pemasangan makara atau mahkota pada bagian pucuk kubah
Tahapan terakhir dari konstruksi kubah enamel adalah memasang Makara atau Mahkota. Peletakan makara ini akan memberikan detail kubah enamel semakin terlihat megah dan indah. Selain makara, anda juga bisa meletakan speaker pada bagian puncak kubah masjid untuk memperkuat suara adzan yang berkumandang dari muadzin.

0 komentar:

Posting Komentar